Tumbuh & berbuah…..


  • Selasa, 4 Oktober 2011

Ini hari Selasa dan tidak banyak yang bisa ditulis disini.  Jadi saya hanya menuliskan sedikit ttg ini  :

Waktu melihatnya untuk pertamakali, saya langsung jatuh cinta.  Sansevieria.  Salah satu dari ratusan bahkan mungkin ribuan jenis bunga atau tanaman hias yg ada.  Bentuknya yg sederhana, tekstur daunnya yg kokoh tegak lurus terkesan kaku namun tetap terlihat lembut nan elegan.  Bunganya tidak indah tapi bentuk daunnya yg tegak lurus kaku dengan corak-corak yg unik punya karakter atau ciri sendiri. Saya menyukainnya.  Lalu ternyata dia itu anti polutan jadi sangat baik untuk ditanam didepan rumah bahkan disarankan untuk meletakkannya didlm rumah, diareal dekat komputer, kulkas, TV, didapur sebagai penangkal radiasi yg dihasilkan oleh benda-benda modern itu.

Selain sebagai tanaman hias, tanaman sanseviera berfungsi membersihkan udara dan secara alami mampu mengurangi polusi. Berdasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa tanaman ini mampu menyerap lebih dari 107 unsur polutan berbahaya yang ada di udara. Kemampuan menyerap zat polutan itu, dikarenakan adanya bahan aktif pregnane glikosid pada tanaman tersebut, yang berfungsi untuk mereduksi polutan menjadi asam organik, gula dan asam amino. Hasil penelitian lain menyebutkan bahwa satu helai daun tanaman sansieviera dapat menyerap 0.938 mikrogram per jam formalheid, suatu zat yang bila terakumulasi dalam tubuh dapat mengakibatkan kanker. Dengan kemampuannya sebagai antipolutan (air freshener) sekaligus penyerap bau selama 24 jam terus menerus

Dan walaupun saya suka juga dengan adenium, Aglaonema, puring,eforbia, sanseviera tetap dapat tempat khusus dihati.  Sayapun menanamnya didalam pot cantik, menyiram dan memberinya pupuk lalu membawanya kedalam rumah dan meletakkannya ditempat-tempat yang tepat dan menikmati fungsinya memberi keindahan dan kesegaran, penangkal polusi dan radiasi.  Tiap-tiap pagi saya selalu mengamati  keadaannya, sementara mondar mandir memasak didapur saya selalu meliriknya lalu gembira sekali saat melihat tunas baru muncul.  Senangnya melihat apa yang kita tanam, rawat dan pelihara dapat tumbuh dgn baik, berguna dan memberi manfaat.

Ketika Tuhan memberi kita kehidupan, ketika Dia menebus hidup kita yang hina dari dosa dan luputkan kita dari akibatnya yang fatal, saya tahu Ia mau hidup kita menjadi berguna.  Ia yg sudah memelihara kita sampai detik ini, beri kita kasihNya, bersihkan hidup kita, angkat dan tempatkan kita sebagai anak-anakNya, pasti dengan satu harapan, setiap hari kita terus bertumbuh, menghasilkan kehidupan baru yang berbuah-buah bagi Dia.  Bukan layu dan mati.  Menjadi kesenangan bagi Bapa ketika Dia lihat setiap hari baru kita menghasilkan tunas-tunas baru & ranting – ranting baru.  Saya ingat kata Tuhan : setiap ranting yang berbuah harus dibersihkan supaya berbuah lebat dan yang tidak berbuah akan dipotong dan dibakar.

Didalam Injil Lukas 13:6-9, ada sebuah perumpamaan mengenai pohon ara yg tidak berbuah

Dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus menyampaikan tentang seorang tuan yang memiliki kebun anggur.  Didalam kebun anggurnya ada tumbuh pohon ara.  Suatu ketika pemilik kebun anggur ini datang untuk mencari buah ara pada pohon ara yang tumbuh di kebun anggur miliknya, tetapi ia tidak menemukannya.

Didalam Kerajaan Surga ada satu prinsip yang berlaku yaitu prinsip menghasilkan.  Dasarnya kita berpindah dari kerajaan maut kedalam Kerajaan Allah itu adalah kasih karunia-karena kasih dan kebaikan Bapa.  Tetapi ketika kita sudah berada didalam Kerajaan Allah maka kita haruslah menghasilkan.  Jika tidak maka kita akan dicampakkan.  Kalau kita perhatikan ayat 7ada pernyataan “…sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya.  “Tebanglah pohon ini…untuk apa ia hidup ditanah ini dengan percuma”.

Setelah Tuhan ciptakan kita, pelihara, bersihkan, tempatkan kita sebagai yg termulia dari segala ciptaan, menjadi manusia yg dibarui oleh pengorbanan salib, menikmati karunia-karunia Roh Kudus , menikmati kebaikan Tuhan, selanjutnya apa  yg kita hasilkan bagi kerajaan Allah ?

Didalam Ayat 8-9…pekerja itu meminta satu kesempatan lagi kepada tuannya supaya pohon ara itu dapat menghasilkan….

Gambaran  pohon ara  yang tumbuh didalam kebun anggur adalah kita orang yg mengaku percaya. Orang-Orang percaya.  Kita  harus menghasilkan buah, sebab jika tidak  kita  akan  ditebang dan dicampakan. Jika hari ini kita  ada, ini adalah merupakan kesempatan  bagi kita untuk berbuah-buah ( Fruitfull ).

Coba  perhatikan  apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus  mengenai hal  ini…..” Tetapi  jika  aku harus hidup  didunia ini, itu  berarti bekerja memberi buah.”

( Filipi 1:22 ).

Apa  yang  harus kita buat dengan kesempatan  dimasa hidup yang  diberikan oleh Tuhan  kepada kita  :

Ijinkan tanahmu dibajak ( Ayat 8-9 )

Ibrani 4:12 mengatakan, “Firman Allah  hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata  dua”.   Tanah hati kita harus dibajak dengan Firman Allah.  Ketika kita  dengar Firman Allah, jangan pernah keraskan hati kita karena Firman Allah  yang  datang dalam hidup kita itu akan  dan mengajar, menyatakan kesalahanmemperbaiki kelakuan dan mendidik  kita  untuk hidup didalam kebenaran.  Pergunakan  kesempatan yang diberikan  oeh  Tuhan  dengan  mengijinkan tanah hati kita dibajak oleh Firman Allah karena dengan demikian kita akan  berbuah-buah bagiNYA.

Mengerti  dan lakukan kehendak TUHAN ( Efesus 5:16-18 )

Yang terpenting didalam hidup ini adalah mengerti  dan melakukan kehendak TUHAN. Jika  tidak maka  hidup akan konyol karena kita  hanya akan menghabiskan setiap kesempatan yang diberikan Tuhan kepada kita dengan hanya melakukan hal-hal yang sia-sia.  Seperti perahu  yang  berlayar tanpa arah.  Karena itu didalam hidup ini  jangan focus pada hal-hal  untuk memuaskan keinginan daging kita.  Sebaliknya Alkitab berkata …. Kejarlah Kasih  dan Keadilan, bahkan  Tuhan Yesus  menegaskan kepada murid-muridNYA  untuk  mencari Kerajaan Allah dan KebenaranNYA.  Maka semua yang lainnya akan ditambahkan…..Gunakanlah kesempatan yang Tuhan  berikan untuk mengerti dan melakukan kehendakNYA, sebab  hanya  orang-orang  yang mengerti kehendak Tuhanlah yang  akan menghasilkan buah-buah bagi Kerajaan Allah.

Hiduplah dalam hikmat ( Yak.3:13-18 ).

Kitab Amsal mengajar kita  untuk mengejar dan mendapatkan hikmat.  Hikmat  yang kita dapatkan dari Tuhan itulah membedakan kita dari orang-orang dunia.  Alkitab berkata…kejarlah hikmat dan tinggallah didalamnya maka kita akan berbuah-buah.

Mazmur 1:3 berkata…….” Ia seperti pohon yang  ditanam ditepi aliran air yang  menghasilkan  buahnya pada musimnya dan tidak layu daunnya.  Apa saja yang  diperbuahnya berhasil.

Itulah gambaran dari Gereja Tuhan / Orang Percaya yang ditanam ditepi aliran air.  Aliran air disini artinya  adalah  Kebenaran itu sendiri. Jika hidup kita mengandalkan Tuhan dan menghormatiNYA maka kita  akan berbuah pada musimnya dan apa saja yang kita perbuat, berhasil.

Ok, That’s it for today…..

baru ini yg dapat saya tulis hari ini…harapan saya semoga kita semua dapat terus bertumbuh dan berbuah-buah bagi Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.